Secara umum, jenis robot dapat dibedakan dalam 4 kategori, yaitu :

1. Non-mobile Robot

Robot ini tidak dapat berpindah posisi dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga robot tersebut hanya dapat menggerakkan beberapa bagian dari tubuhnya dengan fungsi tertentu yang telah dirancang.

2. Mobile Robot

Mobile dapat diartikan bergerak, sehingga robot ini dapat memindahkan dirinya dari satu tempat ke tempat lain. Robot ini merupakan robot yang paling populer dalam dunia penelitian robotika. Dari segi manfaat, robot ini diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi dalam transportasi, platform bergerak untuk robot industri , eksplorasi tanpa awak, dan masih banyak lagi.

3. Kombinasi Mobile dan Non-Mobile Robot

Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. Sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dapat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.

4. Humanoid

Sebuah robot humanoid adalah robot otonom yang dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan atau dirinya sendiri. Ini merupakan perbedaan utama antara jenis humanoid dan jenis robot.


Beberapa Macam Robot :

1. Robot Mobile

Mobile Robot adalah konstruksi robot yang ciri khasnya mempunyai aktuator berupa roda untuk menggerakkan keseluruhan badan robot tersebut, sehingga robot tersebut dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik yang lain.


2. Robot Jaringan

Robot jaringan adalah pendekatan baru untuk melakukan kontrol robot menggunakan jaringan internet dengan protokol TCP/IP. Perkembangan robot jaringan dipicu oleh kemajuan jaringan dan internet yang pesat. Dengan koneksi jaringan, proses kontrol dan monitoring, termasuk akuisisi data bila ada, seluruhnya dilakukan melalui jaringan. Keuntungan lain, koneksi ini bisa dilakukan secara nirkabel.


3. Robot Humanoid

Robot yang memiliki kemampuan menyerupai manusia, baik fungsi maupun cara bertindak, contoh robot ini adalah Ashimo yang dikembangkan oleh Honda.


4. Robot berkaki

Robot ini memiliki kaki seperti hewan atau manusia, yang mampu melangkah, seperti robot serangga, robot kepiting dll.


5. Under Water Robot

Digunakan di bawah laut untuk memonitor kondisi bawah laut dan juga untuk mengambil sesuatu di bawah laut. Ada beberapa untuk kerja robot yang perlu diketahui, antara lain:

• Resolusi (perubahan gerak)

• Akurasi (besarnya penyimpangan)

• Repeatability (kemampuan robot)

• Fleksibilitas (kelebihan)

Hal ini pun tergantung kepada pemprogram dalam merencanakan Pola, sesuai Kebutuhan.



6. Robot Animalia


Robot yang ciri dan karakteristiknya mirip atau seperti hewan (animal) dalam bentuk bermacam- macam.


7. Flying robot

Robot yang mampu terbang, robot ini menyerupai pesawat model yang deprogram khusus untuk memonitor keadaan di tanah dari atas, dan juga untuk meneruskan komunikasi.


8. Robot Manipulator

Robot ini hanyak memiliki satu tangan seperti tangan manusia yang fungsinya untuk memegang atau memindahkan barang, contoh robot ini adalah robot las di Industri mobil, robot merakit elektronik dll.

 


 

Robot

Sunday, November 29, 2020
0 Comments

Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar aman. “Crypto” berarti “secret” (rahasia) dan “graphy” berarti “writing” (tulisan).

•Para pelaku atau praktisi kriptografi disebut cryptographers.

•Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic algorithm) disebut cipher merupakan persamaan matematik yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi.


Enkripsi (encrypt) merupkan proses yang dilakukan untuk mengamankan sebuah pesan (disebut plaintext) menjadi pesan yang tersembunyi (disebut ciphertext)

•Ciphertext : pesan yang sudah tidak dapat dibaca dengan mudah.


Dekripsi (descript) merupakan proses sebaliknya, untuk mengubah ciphertext menjadi plaintext.

•Cryptanalysis : seni dan ilmu untuk memecahkan ciphertext tanpa bantuan kunci.

•Cryptanalyst adalah pelaku atau praktisi yang menjalankan cryptanalysis.




Kriptografi (cryptography), Enkripsi (encrypt) dan Dekripsi (descript)

 

Jaringan Ubiquitous (Ubicomp) merupakan suatu jaringan yang di lihat dari segi akses konektivitas jaringan maupun proses komputasi bisa digunakan dimana saja dan kapan saja.

Jenis-Jenis Ubiquitous :

1. Jenis Jaringan Terdistribusi
Jaringan Terdistribusi dalam Ubiquitous menyangkut tentang sistem tersebar yang merupakan sekumpulan komponen dalam komputer yang saling berkerja sama untuk satu tujuan.
Penerapan : Sistem ATM yang terdistribusi di tambah dengan konsep Ubiquitous dalam Mobile Banking di perangkat Smartphone.


2. Jenis Jaringan Mobile
Jaringan Mobile dalam Ubiquitous sebuah jaringan yang bisa kita lakukan dimana saja, perpindahan tempat dan lokasi dalam mengakses jaringan yang tidak terbatas karena bersifat Mobility.
Penerapan : Penggunaan Jaringan Mobile di Smartphone untuk mengakses Portal Berita.

3. Jenis Jaringan Wireless Sensor
Sebuah Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) didistribusikan sebagai sensor untuk memantau kondisi fisik atau lingkungan seperti suhu, suara, tekanan, lalu JSN melewatkan data melalui jaringan ke lokasi utama.
Penerapan : JSN berhubungan dengan Wireless Sensor yang digunakan dalam penerapan sistem keamana.





Jaringan Ubiquitous

Jaringan Nomadic (Mobile Computing Network) merupakan jaringan tanpa kabel (Nirkabel) yang digunakan oleh user namun tetap bisa digunakan walaupun user berpindah tempat atau lokasi (Mobile).

Nomadic Computing menyangkut tentang perangkat komputasi portabel (Laptop dan Gadget) hubungannya dengan teknologi komunikasi mobile yang memungkinkan pengguna untuk mengakses internet dan data di mana saja di dunia.


Jenis- Jenis Nomadic :

1. Jenis Jaringan Wireless LAN (W-LAN)


Wireless LAN (WLAN) merupakan Local Area Network (LAN) tanpa kabel (Nirkabel) yang digunakan untuk memancarkan dan menerima data melalui gelombang udara.
WLAN bersifat fleksibel menggunakan frekuensi radio, mengirim dan menerima data lewat udara dengan meminimalisir sambungan kabel.
BSS (Basic Service Set) yang merupakan struktur dasar dari sebuah infrastruktur jaringan LAN Nirkabel, dalam jaringan tersebut terdapat AP (Access Point) yang terhubung. AP menyebarkan SSID (Service Set Identifier) untuk memungkinkan perangkat lain bergabung dengan jaringan.
Penerapan : Wireless Lan pada sebuah infrastruktur ruangan kantor.


2. Jenis Jaringan Wireless Access Point (W-AP)

Wireless W-AP merupakan antena yang menghubungkan perangkat mobile (Laptop dan Gadget) pada Jaringan W-AP menggunakan suatu perangkat Access Point (AP).
Penerapan : Wireless W-AP pada rumah yang menggunakan paket operator jaringan.



3. Jenis Jaringan Hotspot
Hotspot merupakan suatu lingkungan geografis kecil disebut dengan Area Bersinyal dimana suatu titik akses tanpa kabel menyediakan layanan kepada sejumlah pemakai (Client) dan Hotspot dapat memancarkan suatu koneksi jaringan kepada penerima dengan frekuensi tertentu yang dipancarkan oleh Wi-Fi (Wireless Fidelity).
Penerapan : Pembuatan Hotspot pada Smartphone untuk Internet Sharing.




4. Jenis Jaringan Wi-Fi (Wireless Fidelity)

Wi-Fi adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (Gelombang Radio) melalui sebuah jaringan komputer, Wi-Fi memiliki nama standar transmisi data 802.11b.
Penerapan : Jaringan Wi-Fi pada Smartphone untuk mencari Jaringan Hotspot.



5. Jenis Jaringan Voice Portal
Voice Portal merupakan Website dengan audio interface, diakses dengan menggunakan panggilan telepon, voice portal ini biasa digunakan pada Acara TV, Bisnis Perusahaan dan Bursa Saham.
Penerapan : Penggunaan Voice Portal yang menggunakan layanan Website.






Jaringan Nomadic


Ad hoc network adalah desentraliasi dari jaringan wireless, disebut ad hoc network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada, seperti router dalam jaringan kabel ataupun Access Point pada jaringan nirkabel.

Dalam Ad hoc network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain, jadi penentuan node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas dari jaringan itu sendiri.

Cocok untuk diimplementasikan disaat jaringan terpusat tidak dapat digunakan (situasi darurat seperti bencana alam atau konflik militer).


Jenis Jaringan Ad Hoc

1. Jenis Jaringan WANET (Wireless Ad Hoc Network)

WANET adalah suatu jaringan Ad Hoc yang terdapat dalam Jaringan Wireless pada perangkat komputer atau laptop.

Node (Titik Jaringan)  bisa di artikan suatu perangkat komputer yang mengirim data, menerima data ataupun menghasilkan data seperti Client dan Server dalam jaringan.

Node dalam WANET akan menghasilkan simpul untuk di teruskan ke Node lain yang artinya penentuan Node yang bersifat dinamis berdasarkan konektivitas jaringan.

Penerapan : Ad Hoc yang di buat dari Laptop ke Laptop.


2. Jenis Jaringan MANET (Mobile Ad Hoc Network)

MANET adalah suatu jaringan Ad Hoc yang mempunyai konsep untuk jaringan Ad Hoc yang bersifat Mobile

MANET bebas terhubung ke segala arah atau bergerak secara independen (Bebas), maka dari itu penerusan keperangkat lain sering berubah dan meneruskan ke lalu lintas jaringan yang tidak terkait.

Penerapan : Ad Hoc yang di buat dari perangkat Mobile Device.


3. Jenis Jaringan VANET (Vehicular Ad Hoct Network)

jaringan Ad Hoc yang penyebarannya melalui kendaraan, jadi jaringan ini menghubungkan antar kendaraan (mobil, truk, dsb.) dalam satu lingkup jaringan hal ini memungkinkan antar kendaraan untuk saling berkomunikasi/menghubungi satu dengan yang lainnya 

Kendaraan jaringan cerdas Ad Hoc (InVANETs) adalah jenis kecerdasan buatan yang membantu kendaraan untuk “berperilaku cerdas” dalam menghindari terjadinya tabrakan ataupun kecelakaan.

Penerapan : Ad Hoc yang di buat dan berada pada suatu kendaraan.



4. Jenis Jaringan SPANs (Smart Phone Ad Hoc Network)

SPANs memanfaatkan hardware yang ada (Bluetooth dan Wi-Fi) pada Smart Phone yang tersedia secara komersial untuk membuat jaringan (peer-to-peer).
SPANs tidak perlu bergantung pada jaringan selular operator, titik akses nirkabel ataupun infrastruktur jaringan tradisional.
Penerapan : Ad Hoc yang di buat dari Smartphone menggunakan fasilitas Bluetooth atau Wi-Fi.



5. Jenis Jaringan iMANETs (Internet Based Mobile Ad Hoc Netwok)

iMANETs adalah jaringan Ad Hoc yang menghubungkan Node bergerak dan tetap suatu Node Internet Gateway.

Contoh kasus dari beberapa sub-MANETs dapat dihubungkan dengan dalam VPN (Virtual Private Network) untuk membuat MANET didistribusikan berdasaran geografis.  

Penerapan : Ad Hoc yang di buat pada Jaringan Infrastruktur suatu wilayah, perkotaan dan global.


6. Jenis Jaringan Military / Tactical MANETs

MANETs digunakan oleh unit militer dengan penekanan pada keamanan, jangkauan dan integrasi jaringan dengan sistem yang sudah ada sebelumnya untuk dimanfaatkan dalam bidang militer.

Penerapan : Ad Hoc yang dibuat pada pelatihan militer untuk mengetahui lokasi tiap tentara.



7. Jenis Jaringan SPAN (Self Powered Ad hoc Network)


SPAN adalah teknlogi Ad Hoc yang memiliki biaya rendah.  
SPAN menggabungkan mikro elektronika, pemrosesan sinyal terdistribusi , penggunaan daya rendah dan jaringan dengan topologi mesh nirkabel yang membuat SPAN menjadi terintegrasi dengan sistem yang memiliki kemampuan pengawasan secara terus menerus untuk deteksi intrusi /gangguan dan pemantauan perbatasan.
SPAN memanfaatkan kemajuan teknologi di bidang manajemen energi, microsensor tertanam dan teknologi pemrosesan yang dioptimalkan untuk pengguna yang menginginkan penyebaran informasi secara cepat dengan solusi biaya rendah.
Penerapan : Ad Hoc yang di buat pada latihan perang namun menggunakan daya tenaga mandiri (Self Powered).




Ad hoc network

- Copyright © Alresky Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -