Interaksi Manusia Dan Komputer (IMK)

An introduction to Human-Computer Interaction - Computer Sciences ...

Interaksi Manusia dan Komputer adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan
antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi 
antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia. Ilmu ini berusaha 
menemukan cara yang paling efisien untuk merancang pesan elektronik.
Dengan kata lain Interaksi Manusia dan Komputer itu sendiri adalah serangkaian proses, 
dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang 
keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk 
memperoleh hasil akhir yang diharapkan. Interaksi manusia dan komputer meliputi ergonomic 
dan faktor manusia.
Ergonomi adalah memfokuskan pada karakteristik fisik mesin dan system dan melihat
performance dari user (seseorang yang terlibat dalam menyelesikkan tugas). 
Dengan kata lain ergonomic terjadi dimana interaksi manusia-komputer berkaitan 
dengan bentuk fisik dari mesin. Faktor manusia adalah studi tentang manusia 
dan tingkah lakunya.
BIDANG YANG TERLIBAT DALAM INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER
  • Psikologis : Persepsi user, kemampuan memecahkan masalah.
  • Ergonomic : Kemampuan fisik user.
  • Sosiologi : Kemampuan memahami konsep interkasi.
  • Ilmu komputer dan teknik : Membuat teknologi.
  • Bisnis : Pemasaran.
  • Desain grafis : Presentasi grafis.
TUJUAN INTERAKSI MANUSIA DENGAN KOMPUTER
Untuk mempermudah manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Sebagai contoh, misalnya sebuah komputer lengkap dipasang pada sebuah tempat yang tidak nyaman bagi seorang pengguna yang menggunakan. Atau keyboard yang digunakan pada komputer tersebut tombol-tombolnya keras sehingga susah untuk mengetik sesuatu.
MEDIA ANTARMUKA MANUSIA DAN COMPUTER
  • Media Tekstual.
Adalah ”bentuk sederhana dialog atau komunikasi antara manusia dan komputer yang hanya berisi 
teks dan kurang menarik”. Salah satu contoh antarmuka manusia dan komputer berbentuk teks yang menggunakan bahasa pemrograman PASCAL adalah readln dan writeln.
  • Media GUI (Graphical User Interface).
Adalah ”bentuk dialog atau komunikasi antara manusia dan komputer yang berbentuk grafis dan 
sangat atraktif”. Contoh antarmuka manusia dan komputer yang berbentuk grafis menggunakan 
pemrograman visual (Visual Basic, Visual Foxpro, Delphi dan lain-lain)
TUJUAN UMUM PERANCANGAN DESAIN
  • Efektivitas.
  • Memberikkan arah rancangan.
  • Mendapatkan keputusan.
  • Pengambilan keputusan.
Daya guna adalah tingkat produk dapat digunakan untuk ditetapkan oleh user untuk mencapai 
tujuan secara efektif.
Paradigma adalah Sistem interaktif yang berhasil/sukses pada umumnya diyakini akan 
meningkatkan dayaguna (usability) dari system tersebut.
Prinsip adalah Interaksi efektif dari berbagai aspek pengetahuan psikologi, komputasi dan 
sosiologi mengarahkan peningkatan desain dan evolusi suatu produk, yang pada akhirnya akan 
meningkatkan dayaguna sistem tersebut.
JENIS-JENIS PARADIGMA
  • Time-Sharing : Satu komputer yang mampu mendukung (dapatdigunakan oleh) multiple user meningkatkan keluaran (throughput) dari system.
  • Video Display Units (VDU) : Dapat memvisualisasikan dan memanipulasi informasi yang sama dalam representasi yang berbeda mampu memvisualisasikan abstraksi data.
  • Programming Toolkits (Alat Bantu Pemrograman) : Alat Bantu Pemrograman memungkinkan programmer meningkatkan produktivitasnya.
  • Komputer Pribadi (Personal Computing) : Mesin berukuran kecil yang powerful, yang dirancang untuk user tunggal.
  • Sistem Window dan interface WIMP (Windows, Icons, Menus and Pointers) : Sistem window memungkinkan user untuk berdialog / berinteraksi dengan komputer dalam beberapa aktivitas/topik yang berbeda.
  • Metapora (Metaphor) : Metapora telah cukup sukses digunakan untuk mengajari konsep baru, dimana konsep tersebut telah dipahami sebelumnya. Contoh metapora (dalam domain PC) : Spreadsheeet adalah metapora dari Accounting dan Financial Modelling Keyboard adalah metapora dari Mesin Tik.
  • Manipulasi Langsung (Direct Manipulation) : Manipulasi Langsung memungkinkan user untuk mengubah keadaan internal sistem dengan cepat. Contoh Direct Manipulation adalah konsep WYSIWYG (what you see is what you get).
  • Bahasa vs. Aksi (Language versus Action) : Bahasa digunakan oleh user untuk berkomunikasi dengan interface aksi dilakukan interface untuk melaksanakan perintah user.
  • Hypertext : Penyimpanan informasi dalam format linear tidak banyak mendukung pengaksesan infor-masi secara random dan browsing asosiatif. Hypertext merupakan metode penyimpanan informasi dalam format non-linear yang memungkinkan akses atau browsing secara nonlinear atau random.
  • Multi-Modality : Sistem multi-modal interaktif adalah sistem yang tergantung pada penggunaan beberapa (multiple) saluan (channel) komunikasi padan manusia. Contoh channel komunikasi pada manusia : visual (mata), haptic atau peraba (kulit), audio (telinga).
  • Computer-Supported Cooperative Work (CSCW) : Perkembangan jaringan computer memungkinkan komunikasi antara beberapa mesin (personal komputer) yang terpisah dalam satu kesatuan grup. Sistem CSCW dirancang untuk memungkin-kan interaksi antar manusia melalui komputer dan direpresentasikan dalam satu produk. Contoh CSCW: e-mail (electronic mail). 


PRINSIP PENDAYAGUNAAN
  • Learnability : Kemudahan yang memungkin-kan user baru berinteraksi secara efektif dan dapat mencapai performance yang maksimal.
  • Flexibility : Menyediakan banyak cara bagi user dan sistem untuk bertukar informasi.
  • Robustness: Tingkat dukungan yang diberi-kan agar user dapat menentukan keberhasilannya atau tujuan (goal) yang diinginkan.
ATRIBUT DARI DAYAGUNA
  • Efektif (lengkap).
  • Learnabilitas (mudah dipelajari).
  • Efisien.
  • Memorabilitas (mudah diingat).
  • Tingkat eror kecil.
  • Kepuasan.
TIGA PENDEKATAN UTAMA PROTOTYPING
  • Throw away adalah prototype dibuat dan dites kemudian digunakan untuk membuat produk akhir, prototype dibuang.
  • Incremental adalah produk hanya satu tapi dibagi menjadi komponen lebih kecil dan terpisah.
  • Evolutionary adalah prototype tidak dibuang tetapi digunakan kembali (recycle). 

Interaksi Manusia Dan Komputer

Sunday, March 29, 2020
0 Comments
Manajemen Risiko

Apa itu risiko ?

Risiko adalah suatu kejadian yang di takutkan tetapi belum pasti terjadi.
Contoh :
Risiko kebakaran berpotensi terjadi di lingkungan sebuah proyek. Apabila terjadi, maka akan berdampak pada jiwa, lingkungan, aset, keberlangsungan proyek, dan lain sebagainya.

Kegiatan mengelola risiko

•      Melakukan identifikasi berbagai risiko yang mungkin akan timbul.
•      Membuat rencana lain jika terjadi pada rencana awal gagal.
•      Mengikuti perkembangan risiko yang telah diidentifikasi.
•      Memonitor risiko yang masih ada & mengidentifikasi risiko tambahan.
•      Menjalankan rencana respon (tindakan) terhadap risiko (risk response) apabila risiko terjadi.
•      Mengevaluasi efektivitas respon terhadap risiko sepanjang siklus hidup proyek.

Sasaran manajemen risiko

•      Manajemen memungkinkan terjadinya risiko dengan melakukan langkah – langkah mitigasi.
•      Mengkaji dan menghitung dampak apabila risiko tidak dapat dihindari.
•      Menekan dampak risiko.
•      Menetapkan langkah kontinjensi apabila risiko terjadi.
•      Menunjuk penanggung jawab atau risk owner dari masing – masing jenis risiko.

Risiko – Risiko Proyek

•      Bidang Risiko adalah suatu bidang khusus yang harus diperhatikan pada waktu menutup                      kontrak  proyek.
•      Oleh karena itu, perlu digariskan batas yang jelas antara risiko yang menjadi tanggung jawab                sang pemberi wewnang dan yang ditanggung oleh pelaksana atau petugas proyek.

Jika sifat resikonya tidak diketahui benar oleh kedua belah pihak

Akan terjadi :
•      Menghilangnya perincian – perincian
•      Kecelakaan personalia
•      Kecurangan – kecurangan
•      Timbulnya pertikaian antara kedua belah pihak
•      Akibat – akibat pertikaian yang terjadi di tempat lain

Daftar Pustaka :

1. Super Project Manager.
    Oleh Dana Persada Mulyoto, MBA, PMP dan Sartika Kurniali, S.Kom., MMSI
2. Manajemen Proyek
    Oleh A. Koolma dan C.J.M. van de Schoot
3.

========================================================================

Manajemen Pengadaan

Image result for available"



Tugas dari manajemen pengadaan adalah:

—   Menyediakan penginputan (barang dan jasa) yang dibutuhkan dalam kegiatan produksi maupun           kegiatan lain dalam perusahaan.
—  Menyediakan jasa (transportasi dan pergudangan, jasa konsultasi dan sebagainya)
—  Mendapatkan barang-barang (merchandise) yang akan dijual (resale), biasanya pada perusahaan          ritel.


Bagian Pengadaan

Klasifikasi bagian pengadaan secara umum:
—  Bahan baku dan komponen untuk kebutuhan produksi (Resource)
—  Capital equipment (mesin dan peralatan jangka panjang lainnya)
—  Maintenance, repair and operating (MRO) supplies, seperti suku cadang mesin dan sebagainya

Banyak sekali produk atau perangkat (bahan jasa) yang diperlukaan oleh sebuah proyek agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Mulai dari perangkat proyek sendiri seperti kertas, komputer, aplikasi, alat-alat kantor, bensin/transpotasi, akomodasi dan lain-lain. Hinga material atau bahan yang diperlukaan untuk menciptakaan output yang dihasilakan: misalnya kabel, router, switch, komputer server, telecommunication provider, komputer dan modem untuk membangun sebuah jaringan .




                                        


Istilah Bagian Pengadaan

—  Purchasing Management  → Supply Management
—  National Association of Purchasing Management (NAPM) → Institute for Supply Management (ISM)
—  International Federation of Puchasing and Materials Management (IFPMM) → International Federation of Purchasing and Supply Management (IFPSM)

Daftar Pustaka

K.C. Chan, Peter Ong, & R. Eko Indrajit. Integrated Project Management. Yogyakarta : ANDI; 2004.

Manajemen Proyek & Risiko #Tugas Ke-4

Saturday, January 11, 2020
0 Comments


Manajemen Biaya

Related image


     Dalam menjalankan sebuah proyek, pastinya memerlukan estimasi/perkiraan biaya yang jelas dan terstruktur. Tujuannya agar kedepannya bila ada peristiwa yang tidak diinginkan terjadi, maka bisa diperbaiki dengan manajemen biaya yang dimiliki.

Manajemen Biaya meliputi proses-proses yang diperlukan untuk menjamin agar proses estimasi biaya peraktivitas dapat diperoleh secara realistis, dan anggaran biaya total yang telah disetujui cukup untuk menyelesaikan semua pekerjaan dalam lingkup proyek.

EARNED VALUE MANAGEMENT
  1. Membuat estimasi biaya per aktvitas.
  2. Menyusun anggaran biaya total (Budget At Completion/BAC)
  3. Mengawasi besarmya biaya yang dikeluarkan apakah sesuai anggaran (Cost variance dan Cost  Perfomance Index) dan membandingkan rencana pencapaian pekerjaan (Schedule Variance dan Schedule Perfomance Index)
  4. Mendapatkan informasi kinerja proyek dan menghitung perkiraan anggaran biaya total (Estimate at Completion) apakah masih sesuai degan BAC
  5. Mendapatkan informasi realisasi pencapaian pekerjaan lalu menghitung berapa anggaran yang harus disediakan untuk menyelesaikan proyek

NET PRESENT VALUE
       Metode untuk menghitung nilai ekuivalen saat ini, bagi suatu perkiraan pendapatan di  masa depan. Apabila NPV bernilai positif dapat dikatakan proyek dikatakan layak untuk dilaksanakkan.

CASH FLOW ANALYSIS
   Metode untuk menyiapkan,menganalisis, dan memastikan arus kas pengeluaran dan pemasukansuatu proyek sehingga proyek secara keseluruhan berjalan lancer

BIAYA LANGSUNG
        Biaya yang terkait langsung dengan suatu proyek misalnya gaji anggota proyek, pembelian barang, dll. Umumnya komponen biaya langsung dicantumkan dalam rencana anggaran proyek

LIFE CYCLE COSTING
        Estimasi total biaya selama masa pemanfaatan sebuah produk/proye.
Ex : Biaya pembelian, biaya pemeliharaan, dll

PROSES UTAMA MANAJEMEN BIAYA PROYEK

  • Membuat estimasi biaya per aktivitas, penjadwalan proyek, millestone, dan juga infromasi risiko serta ekspektasi mutu kerja.
  • Menganalisa proyek dengan teknik estimasi biaya dengan estimasi waktu, karena dua hal ini sangat berkaitan. Teknik yang dapat digunakan antara lain memakai data terlebih dahulu, data publikasi dari asosiasi, parametric, PERT, Analisis Buttom-up, dll.
  • Untuk mendapatkan akurasi yang optimal, dibutuhkan estimasi biaya untuk semua aktivitas dalam suatu proyek terutama biaya langsung proyek. Dan selanjutnya dilanjutkan dengan penjumlahan yang akan menghasilkan total anggaran sebagai basis pelaksanakkan proyek.

Ciri timing dan akurasi estimasi biaya :
  1. Estimasi Pendahuluan
  2. Estimasi Anggaran
  3. Estimasi Definitif

Dalam memastikan anggaran total suatu proyek pengelola proyek juga perlu mininjau isi kontrak, ruang lingkup pekerjaan, asumsi, dan dasar estimasi setiap aktivitas, dll. Serta kebijakan dan peraturan perusahaan terkait masalah anggaran dan manajemen biaya termasuk kebijakan cadangan proyek.

Semua hal yang relevan dengan aspek pengendalian anggaran diperlukan suatu Proses Cost Control (Pengendalian Anggaran)
Metode utama yang digunakan dalam pengendalian biaya adalah Earned Value Management (EVM)

Sumber :
Dana Prasada Mulyoto,MBA,PMP. Sartika Kurniali,S.Kom.,MMSI;Super Project Management, Jakarta 2013,PT Elex Media Komputindo.

=========================================================================

Manajemen Kualitas

Image result for manage



Kualitas
   Kata ‘kualitas’ memiliki berbagai artian yang berlainan. Goetsch dan Davis (1994) mengemukakan konsep holistik mengenai kualitas sebagai kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan pengguna produk atau jasa.

Era Craftsmanship
     Seorang tukang ahli (Craftsman) dapat diartikan sebagai seorang yang sangat terampil mengerjakan semua tugas yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. Termasuk dalam hal peranan pimpinan, petugas operasional, dan pengendali berkualitas. Pendekatan ini mulai ditinggal seiring dengan berkembangnya studi waktu/jam terbang dan perlunya pemisahan antara perencanaan dengan implementasi.

Pendekatan Taylor
        Dengan adanya pembagian tugas, manajemen diberi tanggung jawab perencanaan, bagian operasi ditangani oleh tenaga kerja atau buruh, dan untuk menjaga kualitas maka dibentuklah departemen kualitas secara terpisah. Sejalan dengan meningkatnya volume dan kompleksitas operasi, kualitas juga berkembang sebagai isu yang semakin rumit. Pendekatan tradisional yang sarat akan inspeksi tidak lagi memadai. Hasil inspeksi hanya sekadar menyisihkan komponen produk yang cacat sedangkan penyebab produk cacat tetap ada dan biaya akibat produk cacat tetap tinggi. Selain itu, muncul masalah mengenai 3K (komunikasi, koordinasi dan kerjasama). Kenyataan ini mendorong adanya pendekatan kualitas total atau yang lebih dikenal dengan total quality management (TQM).

Total Quality Management (TQM)

Konsep TQM dikemukakan pertama kali oleh Nancy Warren, seorang ilmuwan tingkah laku dari Angkatan Laut Amerika Serikat. Istilah ini mengandung makna every process, every job dan every aspect (Goetsch dan Davis, 1994). TQM didefuniskan sebagai pendekatan dalam menjalankan usaha yang berupaya memaksimalkan daya saing melalui penyempurnaan secara terus menerus atas produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan organisasi.

Karakteristik TQM terdiri atas fokus pada pelanggan, berorientasi pada kualitas, menggunakan pendekatan ilmiah, memiliki komitmen jangka panjang, kerjasama tim, menyempurnakan kualitas secara berkesinambungan, pendidikan dan pelatihan, menerapkan kebebasan yang terkendali, memiliki kesatuan tujuan, dan melibatkan dan memberdayakan karyawan.

ISO 9000
     ISO 9000 adalah sebuah standar dalam manajemen kualitas yang dibentuk berdasarkan konvensi ISO/TC 176 pada 1979. ISO 9000 dibentuk sebagai dasar dari suatu standar dalam manajemen kualitas, yang disusun secara lengkap pada 1982 dan diperkenalkan secara umum pada 1983.

ISO 9000 memperkenalkan persyaratan penting yang dibutuhkan perusahaan untuk menjamin konsistensi produksi dan pengiriman yang tepat waktu terhadap barang dan jasa pada pasar.

ISO 9000 merupakan standar manajemen mutu dan bukan standar produk, sehingga perusahaan yang mempunyai sertifikat ISO 9000 tidak dapat mengiklankan produknya yang sudah memenuhi standar internasional.

ISO 9000 akan diulas dan direvisi setiap 6 tahun. ISO 9000-2000 adalah yang terbaru.
Mutu (Kualitas) dalam kerangka ISO 9000 didefinisikan sebagai ciri dan karakter menyeluruh dari suatu produk atau jasa yang memengaruhi kemampuan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan tertentu.

Definisi ini menekankan pada kepuasan pelanggan atau pemakai produk. Misalnya dari segi desain, kepuasan diukur dari estetika, pemenuhan fungsi, keawetan bahan, keamanan, dan ketepatan waktu.
Manajemen mutu adalah aspek-aspek dari fungsi manajemen keseluruhan yang menetapkan dan menjalankan kebijakan mutu suatu organisasi.

Untuk mencukupkan kebutuhan pelanggan dan ketepatan waktu dengan anggaran yang hemat dan ekonomis, manajer proyek harus mengadakan pelatihan manajemen kualitas. Hal-hal yang menyangkut kualitas adalah: Produk/pelayanan/proses pelaksanaan, dan Proses manajemen proyek itu sendiri.

Manajemen kualitas proyek

Ada dua model yang sukses diterapkan dalam pelatihan konsultan konstruksi dalam meningkatkan kinerja dari manajemen proyek, yaitu:

  • Continuous Quality Management Model
Model ini digunakan sebuah perusahaan untuk meningkatkan bisnis mereka. Hal ini merupakan cara hidup dari semua organisasi yang ingin mencapai posisi yang kompetitif dalam arus industralisasi yang cepat.

Model ini sering ditemukan di perusahaan yang bersifat customer-driven. Termasuk Levi Strauss, Motorola, dan Xerox. Perusahaan yang sudah memenangkan penghargaan Malcolm Baldrige Award -Penghargaan yang mengakui kualitas manajemen yang patut dicontoh- juga termasuk.

  • Process Quality Management Model
Model ini digunakan untuk menghubungkan faktor kesuksesan yang kritis dalam proses bisnis. Model ini membangun dasar fondasi untuk meneruskan mengadakan suatu analisis terhadap langkah-langkah dan proses dalam meningkatkan dan memanfaatkan kesempatan yang ada.

Syarat Penggunaan dalam Manajemen Kualitas

Ada 3 proses dalam manajemen kualitas proyek, Yaitu:

  • Inspeksi : Suatu proses mengukur kegiatan proses konstruksi untuk memeriksa                          apakah standar spesifikasi telah dicapai.

  • Quality Control : Teknik dan aktivitas operasi yang digunakan agar mutu tertentu                                   yang dikehendaki dapat dicapai. Aktivitasnya mencakup                                               monitoriing, menghilangkan masalah yang diketahui, mengurangi                                 penyimpangan, dan usaha untuk mencapai efektivitas ekonomi.

  • Quality Assurance : Seluruh tindakan yang sistematis dan terencana yang                                                  diperlukan agar terjadi kepastian dan kepercayaan terhadap                                        mutu produk atau jasa yang diberikan. Aktivitasnya mencakup                                      kegiatan proses –baik internal maupun eksternal, termasuk                                          merumuskan kebutuhan pelanggan, mengevaluasi biaya dari                                      proyek secara menyeluruh dan teratur untuk menetapkan                                            anggaran yang keluar relevan dan sesuai dengan standar                                            kualitas.


Six Sigma
    Six Sigma dapat didefinisikan sebagai strategi perbaikan kinerja bisnis dalam hal peningkatan profitabilitas dengan cara membuang hal-hal yang tidak diperlukan, mereduksi biaya, dan meningkatkan efisiensi maupun efektivitas di berbagai kegiatan operasional yang dapat memenuhi bahkan melebihi kebutuhan dan harapan pelanggan.
Motorola merupakan perusahaan pertama di Amerika yang menerapkan konsep Six Sigma pada tahun 1987. Konsep inilah yang membawa mereka pada perolehan penghargaan Malcolm Baldrige National Award pada tahun 1988.

Six Sigma dan Manajemen
  Six Sigma dalam hal manajemen digunakan sebagai sebuah panduan dasar dan sebuah pendekatan yang dipakai oleh para profesional dalam mengelola proyek-proyek inovasi (Chan and Macbeth, 2001)

Six sigma dan Statistic
  Six Sigma dalam bahasa statistik berarti terjadinya 3.4 DPMO (Defects Per Million Opportunities) atau hampir sama sekali tidak terjadi kesalahan dalam menciptakan keluaran dari sebuah proses produksi (selalu memenuhi kebutuhan pelanggan).
Sigma sendiri merepresentasikan kisaran variasi (simpangan) dari rata-rata keluaran pada sebuah proses.

Kualitas Biaya
   Prinsip bahwa mutu harus direncanakan agar tidak menimbulkan kekecewaan di kemudian hari dan tidak berdampak buruk terhadap biaya dan reputasi proyek dalam jangka panjang. Proses pelaksanaan yang buruk dan beresiko negatif. Akibatnya, biaya perawatan dan pencegahan akan menjadi mahal. Ini adalah salah satu contoh dari kualitas biaya.

Penggunaan Software dalam Project Quality Management
    Dengan majunya perkembangan teknologi informasi, pengerjaan Project Quality Management dapat terbantu dengan adanya software seperti : Primavera, Artemis, maupun Microsoft Project. Dalam mempermudah pengerjaan Project Quality Management akan diperlihatkan contoh-contoh perencanaan dan pelaksanaan proyek.

Referensi:
K.C. Chan, Peter Ong, R, Eko Indrajit. 2004 INTEGRATED PROJECT MANAGEMENT. Yogyakarta : Penerbit ANDI.
Drs. H. A. Hamdan Dimyati M.Si., Kadar Nurjaman S.E. M.M. 2014 MANAJEMEN PROYEK. Bandung : CV Pustaka Setia.
Dana Persada Mulyono, MBA, PMP., Sartika Kurniali, S.Kom. MMSI 2013 SUPER PROJECT MANAGER. Jakarta : PT Elex Media Komputindo.
Wysocki, Robert K., Robert Beck,jr, and David B. Crane. 2000. Effective Project Management Second Edition. New York, NY: John Wiley & Sons. (ISBN 0-471-36028-7)

=========================================================================

Manajemen Sumber Daya

Image result for manage



    Manajemen Sumber Daya adalah proses mengorganisasikan dan mengelola atau menempatkan orang-orang yang terlibat dalam proyek, sehingga orang tersebut dapat dimanfaatkan potensinya secara efektif dan efisien. Ini mencakup semua proyek stakeholder - sponsor,  pelanggan, mitra, kontributor individu, dan lain-lain.


Proses Dalam Manajem SDM
  1. Perencanaan SDM
  2. Perekrutan Anggota/Tim
  3. Pengembangan Kerja Tim Proyek
  4. Pengelolaan Tim


Hal-Hal Yang Harus Deketahui Dalam Pengelola Proyek
  1. Pemantauan terkait tahap perkembangan tim proyek
  2. Pengelola proyek harus paham alternatif manajemen konflik
  3. Pengelola proyek harus menyegarkan diri dengan berbagai teori organisasi
         
Pemantauan Terkait Tahap Perkembangan Tim Proyek
  1. Farming (tahap pembentukan tim)
  2. Storming (tahap mulai kerja dan menyesuaikan pola kerja, latar belakang, dan lain-lain)
  3. Norming (tahap dimana tim mulai kompak)
  4. Performing (tim dapat bekerja dengan solid)
  5. Adjouring (fase pembubaran tim)

Pengelola Proyek Harus Paham Alternatif Manajemen Konflik
  1. Forcing (memaksakan kehendak)
  2. Withdrawing/avoiding (menghindari konflik)
  3. Smoothing/accomodating (fokus pada hal-hal yg disepakati ketimbang hal yg tidak sesuai)
  4. Compromising (mecari solusi yg memuaskan kedua pihak)
  5. Confronting/Problem Solving (memperlakukan konflik sebagi persoalan yg perlu segera diatasi)
  6. Collaborating (menggabungkan bebagai sudut pandang dan mengarah pada tercapainya komintmen

Pengelola Proyek Harus Menyegarkan Diri Dengan Berbagai Teori Organisasi
  1. Teori Maslow
  2. Teori dua faktor/hygiene Theory dari Herzberg

Manajemen Sumber Daya sangatlah penting dalam manajemen proyek. SDM yang memadai akan membantu dalam pelaksanaan proyek.

Referensi:
Suprapto, Tommy, 2009, Pengantar Teori& Manajemen Komunikasi, Jakarta: Media Pressindo
Kurniali, Sartika, 2013, Super Project Manager, Jakarta: elex media komputindo.

=========================================================================

Manajemen Komunikasi

Image result for manage

Proses komunikasi adalah setiap langkah mulai dari saat menciptakan informasi sampai dipahami oleh komunikan. Komunikasi adalah sebuah proses, sebuah kegiatan yang berlangsung kontinu. Joseph De Vito (1996) mengemukakan komunikasi adalah transaksi. Maksudnya setiap hal dari komunikasi itu saling terkait.

Dalam aplikasinya langkah langkah proses komunikasi adalah sebagai berikut:

  1. Langkah pertama ide/gagasan diciptakan oleh sumber/komunikator.
  2. Langkah kedua adalah ide yang diciptakan tersebut kemudian dialih bentukan menjadi lambang lambang komunikasi yang mempunyai makna dan dapat dikirimkan.
  3. Langkah ketiga, pesan yang telah di encoding tersebut selanjutnya dikirimkan melalui saluran/media yang sesuai dengan karakteristik komunikasi ditujukan kepada komunikan.
  4. Langkah keempat, penerimamenafsirkan isi pesan sesuai dengan persepsinya untuk mengartikan maksud pesan tersebut.
  5. Langkah kelima, apabila pesan tersebut telah berhasil di decoding, khalayak akan mengirim kembali pesan tersebut ke komunikator


Rencana Komunikasi

Tujuan atau rencana komunikasi adalah menghibur, memberikan informasi, dan mendidik. Dengan tujuan tersebut berdampak pula pada peningkatan pengetahuan (kognitif), membangun kesadaran (sikap), dan mengubah perilaku (psikomotorik) seseorang atau masyarakat dalam suatu proses komunikasi.

Isi Rencana Manajemen Komunikasi

Proses utama dalam kegiatan perencanaan dan pembuatan Project Management Plan adalah :
  1. Informasi, termasuk format, isi dan level detail
  2. Siapa penerima dan pembuat informasi
  3. Perencanaan sumber daya manusia
  4. Metode/ teknologi untuk menghasilkan informasi
  5. Merangkum kebutuhan dan keinginan klien
  6. Merinci unit unit pekerjaan
  7. Prosedur revisi untuk memperbarui rencana manj komunikasi
  8. Membuat estimasi biaya           

Distribusi Komunikasi
   Setelah melakukan perencanaan komunikasi, hasil yang diperoleh adalah rencana manajemen komunikasi. Langkah selanjutnya adalah pendistribusian informasi. Dalam melakukan pendistribusian informasi dibutuhkan input berupa perencanaan manajemen komunikasi dengan menggunakan alat dan teknik berupa kemampuan komunikasi, metode distribusi informasi, proses pembelajaran, serta sistem informasi. Hasil atau output dari proses distribusi informasi ini adalah proses atau alur komunikasi dari organisasi proyek dan perubahan permintaan.

Bentuk distribusi komunikasi pada proyek ada beberapa macam antara lain adalah :
  • Rapat-rapat (meetings).
  • Distribusi dokumen berupa hardcopy.
  • Distribusi data melalui media elektronik seperti electronic mail/E-mail, mesin fax, dan lain-lain.

Pelaporan Performance

Informasi yang terkandung didalamnya, antara lain :
  • Status reports, yang berisi tentang sejauh mana proyek sudah berjalan dalam kerangka ruang lingkup, waktu dan biaya.
  • Progres reports menggambarkan sejauh mana tim proyek sudah menyelesaikan pekerjaannya.  Biasanya berupa laporan rutin.
  • Mengadakan evaluasi akhir proyek
  • Mengkaji apakah metodologi manajemen perlu diperbaiki

Mode Penanganan Konflik
  • Action : tindakan langsung
  • Secure understanding : memberikan pengertian atas suatu inovasi
  • Motivate action : memotivasi agar melukan tindakan
  • Forcing: pendekatan win-lose
  • Withdrawal: menghindari potensi pertentangan


Komunikasi sangat penting dilakukan antar pelaku manajemen proyek perusahaan maupun dengan investor dan pekerja. Agar proses proyek dapat terus terpantau, entah itu dari segi perkembangan maupun biaya.

Referensi:

Suprapto, Tommy. 2009. Pengantar Teori & Manajemen Komunikasi. Jakarta : Media Pressindo.
Kurniali, Sartika. 2013. Super Project Manager. Jakarta : elex media komputindo.

Sumber:
https://frusciego.blogspot.com/2019/11/manajemen-biaya.html
http://jekhotzone.blogspot.com/2019/12/manajemen-proyek-dan-resiko-tugas-3.html
https://journeyofanextraordinary.blogspot.com/2019/12/manajemen-proyek-dan-resiko-tugas-3.html
https://buzzerbeater113.blogspot.com/2018/12/tulisan-7-manajemen-biaya.html
https://buzzerbeater113.blogspot.com/2018/12/tulisan-9-manajemen-sumber-daya.html

Manajemen Proyek dan Resiko #Tugas Ke-3

Sunday, December 1, 2019
0 Comments

- Copyright © Alresky Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -